Skip to main content

Cantik

     Di Halamanku sekarang ini, let me tell u tentang kecantikan seorang wanita hihihi padalan aku sendiri yang nulis gatau aku ini cantik apa engga ? ah gapenting lah ya cuman mau nuangin yang ada di kepala aja. The first, menurut kalian cantik itu apa? (comment below if u hv another opinion) kalo menurut sudut pandangku cantik itu kuat, kuat hati nya kuat dalam menghadapi apa yang terjadi. Cantik wajah sudah tentu sorotan utama, sampai aku pernah tau sendiri ada seorang cowo yang bilang ke lawan jenis nya “heh kamu ko jelek si” menurutku itu sama sekali hal yang gapenting buat di ucapin apalagi secara langsung gitu, apa guna nya? apa baik atau untungnya kalo dia langsung bilang kalo orang itu ga cantik. Kita semua derajatnya sama di mata Tuhan bukan? lantas kenapa harus merasa lebih apalagi dengan ngomentarin fisik orang dengan cara seperti itu, secara ga langsung juga ngehina yang nyiptain yekan. At least kalo km gasuka sama orang, jangan lah sekali-kali frontal kaya gitu. I think be quiet is the best choice.
      Pandang lah mereka dari sisi lain, sisi kelebihan mereka. Jangan malah merasa kamu yang paling oke atau cakep dan seenaknya sendiri menilai buruk penampilan orang apalagi fisik, sedikit banyak orang yang terkena perkataan tidak enak itu pasti mikir. Buat para cewe yang sering dapet komentar di nyinyirin wajah kek badan kek, apalah itu sejenisnya aku saranin don’t taking deeper, siapapun kamu bagaimana pun kamu, kamu cantik dengan cara mu sendiri. Belum tentu yang menilai kita lebih baik dari kita, tetap perbaiki diri dan cintai dirimu sendiri. Beauty inside more better than outside. Tuhan nyiptain makhluk nya sudah sesempurna ini maka bersyukurlah dan berbahagialah, dengan bahagia juga ada aura tersendiri yang terpancar ko trust me :). Aku nulis kaya gini juga bedasarkan pengalaman pribadi ko, aku juga perna ngedown tapi orang-orang dekatku selalu beri aku hal-hal yang positive dan aku mencintai diriku dan aku juga uda gapeduli mau siapa aja yang komentar, cukup jadi masukan sapa tau kedepannya jadi lebih baik lagi so jangan berkecil hati.

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Surat Untuk Mama

Jakarta, 26 Desember 1975. tempat, tanggal, bulan dan tahun istimewa bagi parempuan manisku bergigi gingsul dan berlesung dipipi kanannya. Lahir sebagai anak ketiga dari enam bersaudara, kata bude dan tante, mama anak yang paling disayang bukan berarti tidak sayang dengan yang lain hanya saja mama lah yang paling penurut. Mama adalah sosok yang supel, temannya banyak dan beragam padahal banyak yang bilang mama punya wajah yang jutek banget! tapi jangan salah kalau sudah kenal asiknya ga ketulungan. Pernah melanjutkan sekolah di Universitas Borobudur Jakarta D3 akademi akuntansi. Setauku dari cerita yang selalu dapat dari mama setelah menikah mama mengikuti papa untuk tinggal di Surabaya, mama kerja sebagai akuntan di salah satu kantor. Pada tahun 1999, tepatnya bulan Juni tanggal 1 lahirlah aku, anak perempuan pertama, cucu pertama, cicit pertama, dan juga canggah pertama dikeluarga mama. Aku bisa membayangkan betapa bahagianya mama dan papa pada saat itu telah memilikiku, ...

Covid-19

Nostalgia dikit boleh ya, sekitar tahun 2012 aku aktif di sosial media mulai dari facebook, twitter, instagram rasanya belum, punya blog ini juga belum. Bahkan aku inget banget di usia ku yang masih belasan tahun itu ga seberapa seneng yang namanya membaca, mungkin kalau ada sesuatu hal yang aku gatau, aku bakalan langsung nanya ke mama. Jadi bisa dibilang segala sumber informasiku itu mama hehehe.. Balik lagi ke soal sosial media yang aku gunain, I only used it for entertainment. Masih gatau tuh caranya nemuin konten-konten positif di fb, mungkin emang masih jarang yang ngebikin konten yang berbobot. Apalagi YouTube malah jarang banget diakses. Twitter juga gitu cuman buat having fun mentionin temen-temen, belum tahu yang namanya trend topics for checking what’s happening now in Indonesia or even the world. Seiring bertambahnya usiaku ditambah dengan kecanggihan Era 4.0, semua informasi mudah di dapat. Aku gamau buta lagi tentang apa yang lagi terjadi saat ini. Satu bulan bel...

The Kiddos are Cheering Me A Lot

      1 Juni yang lalu, tepat 21 tahun aku hidup di dunia, dua puluh satu tahun dibesarkan, dikasih makan, disekolahkan, dua puluh satu tahun yang amat berkesan, dua puluh satu tahun bertemu dan mengenal dengan banyak macam orang, suka duka sudah pernah mampir dihidupku, tak jarang perasaan kusut sering tinggal didiri ini. Sebenernya sejak berusia 16 tahun aku mencoba untuk memenuhi keinginanku dengan uangku sendiri, eitss keinginan lho bukan kebutuhan :p tandanya aku masih diberi makan gratis, tempat tinggal gratis, kuliah gratis dibiyai sama orang tua hehehe jadi belom mandiri-mandiri amat ya, sekadar membeli hape dan skincare pake duit sendiri. Tapi rasanya aku mulai bisa menyisihkan sebagian rezeki ku untuk membantu keperluan adekku, seperti membeli buku-buku paket sekolahnya, sepotong seragam, dan bayar wifi sendiri. Menurutku itu sebuah satu kenaikan pencapaian diumurku yang sudah gapantes untuk merengek-rengek minta hal gapenting, bahkan aku sudah memikirkan u...