Skip to main content

Eternal Star



    Tepat tanggal 20 june 2018 at 4.20 pm lahir jagoan kecil mama dan papa, seorang pria kecil yang nantinya bakalan nemenin papa di keluarga kami. Papa beri nama dia irsyad yang artinya petunjuk, dan aku memberi tambahan juhlan siraj yang berarti yang termulia bersinar terang. We are so happy to have him sebagai new member di keluarga kami. Malam hari nya irsyad harus di oksigen, karna selain dia tersedak sering bermain ludah nya sendiri dia juga kekurangan oksigen dari perut mama karna kondisi hypertensi yg dimiliki mama.

    Adik terkuat i’ve ever had, mulai dia berjuang di dalem perut selama 8 bulan di perut wanita hebat yang kondisi nya tidak memungkinkan sampai akhirnya keluar belum pada waktunya dan menangis kencang tandanya dia bayi sehat. Pagi hari nya Irsyad harus di rujuk karna kondisinya ga stabil, supaya mendapatkan perawatan dan alat yang lebih canggih. Kami sekeluarga berusaha supaya Irsyad bisa stabil, kami kuat melihat si bayi harus pake banyak alat, jarum suntik setiap waktu, dan melewati masa scan tubuh. Papa ga pernah pulang setia nemenin Irsyad di ruang NICU, mungkin pulang hanya untuk makan dan mandi.

    Kondisinya sering up and down(kritis) karna emang dia di rujuk untuk mengembangkan paru-paru nya. Berat badannya 2,1 lumayan besar untuk ukuran bayi premature. Actually di hari ke 7-8 paru-paru Irsyad uda sempurna bisa kempang-kempis, tapi nyatanya di hari ulang tahun papa 28 june dia kritis lagi. Kami sekeluarga selalu berdoa setiap waktu buat kesembuhan irsyad, tapi Allah berkehendak lain, Allah lebih menyayanginya dan mengambilnya di umurnya yang tepat ke 10 hari. Kami amat sangat terpukul kehilangan satu bintang di keluarga kami, kelak bakalan jadi tabungan papa dan mama di surga Nya. Begitu panjang tanggal 29 june ketika dokter mau nyabutin alat-alat yang kamu pake dek, tapi nadi mu masi berdenyut. 

    Sampai akhirnya denyut itu udah abis, ketika nyawamu di cabut posisi mama sama papa nyium kamu ya dek, betapa senangnya kami punya kamu. Mbak Irene, Irasikah, Irjelita sayang Irsyad selalu. Jeje yang berusia 5 tahun sama sekali belum mengerti apa arti kehilangan, dia hanya paham bahwa Irsyad udah sama Allah di Surga dan kalau kangen Jeje beranggapan bisa lihat ke langit kalau ada bintang dan itulah Irsyad. Irsyad memang sudah jadi bintang seperti arti namanya Siraj sinar terang, dia selalu nerangin keluarga kami apapun kondisinya. Allah blesses us Aamiin, there’s blessing in the breaking. 

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Surat Untuk Mama

Jakarta, 26 Desember 1975. tempat, tanggal, bulan dan tahun istimewa bagi parempuan manisku bergigi gingsul dan berlesung dipipi kanannya. Lahir sebagai anak ketiga dari enam bersaudara, kata bude dan tante, mama anak yang paling disayang bukan berarti tidak sayang dengan yang lain hanya saja mama lah yang paling penurut. Mama adalah sosok yang supel, temannya banyak dan beragam padahal banyak yang bilang mama punya wajah yang jutek banget! tapi jangan salah kalau sudah kenal asiknya ga ketulungan. Pernah melanjutkan sekolah di Universitas Borobudur Jakarta D3 akademi akuntansi. Setauku dari cerita yang selalu dapat dari mama setelah menikah mama mengikuti papa untuk tinggal di Surabaya, mama kerja sebagai akuntan di salah satu kantor. Pada tahun 1999, tepatnya bulan Juni tanggal 1 lahirlah aku, anak perempuan pertama, cucu pertama, cicit pertama, dan juga canggah pertama dikeluarga mama. Aku bisa membayangkan betapa bahagianya mama dan papa pada saat itu telah memilikiku, ...

Covid-19

Nostalgia dikit boleh ya, sekitar tahun 2012 aku aktif di sosial media mulai dari facebook, twitter, instagram rasanya belum, punya blog ini juga belum. Bahkan aku inget banget di usia ku yang masih belasan tahun itu ga seberapa seneng yang namanya membaca, mungkin kalau ada sesuatu hal yang aku gatau, aku bakalan langsung nanya ke mama. Jadi bisa dibilang segala sumber informasiku itu mama hehehe.. Balik lagi ke soal sosial media yang aku gunain, I only used it for entertainment. Masih gatau tuh caranya nemuin konten-konten positif di fb, mungkin emang masih jarang yang ngebikin konten yang berbobot. Apalagi YouTube malah jarang banget diakses. Twitter juga gitu cuman buat having fun mentionin temen-temen, belum tahu yang namanya trend topics for checking what’s happening now in Indonesia or even the world. Seiring bertambahnya usiaku ditambah dengan kecanggihan Era 4.0, semua informasi mudah di dapat. Aku gamau buta lagi tentang apa yang lagi terjadi saat ini. Satu bulan bel...

The Kiddos are Cheering Me A Lot

      1 Juni yang lalu, tepat 21 tahun aku hidup di dunia, dua puluh satu tahun dibesarkan, dikasih makan, disekolahkan, dua puluh satu tahun yang amat berkesan, dua puluh satu tahun bertemu dan mengenal dengan banyak macam orang, suka duka sudah pernah mampir dihidupku, tak jarang perasaan kusut sering tinggal didiri ini. Sebenernya sejak berusia 16 tahun aku mencoba untuk memenuhi keinginanku dengan uangku sendiri, eitss keinginan lho bukan kebutuhan :p tandanya aku masih diberi makan gratis, tempat tinggal gratis, kuliah gratis dibiyai sama orang tua hehehe jadi belom mandiri-mandiri amat ya, sekadar membeli hape dan skincare pake duit sendiri. Tapi rasanya aku mulai bisa menyisihkan sebagian rezeki ku untuk membantu keperluan adekku, seperti membeli buku-buku paket sekolahnya, sepotong seragam, dan bayar wifi sendiri. Menurutku itu sebuah satu kenaikan pencapaian diumurku yang sudah gapantes untuk merengek-rengek minta hal gapenting, bahkan aku sudah memikirkan u...