Skip to main content

Posts

A Week On March

Okay maybe it is too late to tell what experience that I got on March, tapi kali ini aku tetap akan berbagi cerita disini. Awal bulan maret lalu, tepatnya selama seminggu aku berkesempatan melaksanakan kegiatan PLP I atau pengenalan lingkungan persekolahan yang wajib diikuti oleh mahasiswa FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) atau Faculty of Teacher Training and Education dan sekarang jurusan yang aku ambil, pendidikan Bahasa Inggris bukan menjadi bagian dari FKIP lagi di kampusku melainkan telah berubah menjadi Faculty of Social Sciences and Humanities. Back to the topic again, mengenai PLP I ngapain aja sih aku disana? Well, sebelum ditugaskan selama seminggu di sekolah pilihan yang ditetapkan oleh kampus, kami dibagi kedalam beberapa kelompok dan satu kelompok itu tidak hanya terdiri dari satu prodi saja, melainkan campur dari pendidikan olahraga, matematika, seni rupa, dan juga pendidikan Bahasa Inggris, dan masih banyak lagi sebenarnya yang aku sebutkan tadi mer...

Berhenti Menyakiti

Udah hampir dua bulan aku jalanin school from home akibat pandemi ini, rasa senang, bosen, uring-uringan, bahkan ingin marah sekalipun udah ga asing lagi setiap harinya. Ada untungnya banyak juga kekurangannya, ada beberapa materi perkuliahan yang sulit dimengerti, yang ngebuat aku lebih ekstra buat mahaminnya ditambah lagi harus maintenance mood biar ga gampang bosen, ya meskipun 24/7 dosen itu ada dan siap bantu, tapi rasanya beda aja gitu ga sih kalo gaada kontak langsung, dan kuota jauh lebih super duper boros karena ketambahan meeting di zoom, handphone sering lowbat bahkan panas belum lagi kalo kelas belum selesai ganti ambil laptop dan kebetulan laptopku lagi rusak yang mengharuskan aku gantian pake sama adek yang posisinya juga kelas online. Bukan mengeluh, aku tetep bersyukur masih bisa kuliah dan bisa santai semauku karena mengingat daring ini kan gaperlu ngeluarin effort buat pergi kemana-mana, cukup kerjain semua tugas dari rumah. Tapi asli kangen banget dandan dan ...

Covid-19

Nostalgia dikit boleh ya, sekitar tahun 2012 aku aktif di sosial media mulai dari facebook, twitter, instagram rasanya belum, punya blog ini juga belum. Bahkan aku inget banget di usia ku yang masih belasan tahun itu ga seberapa seneng yang namanya membaca, mungkin kalau ada sesuatu hal yang aku gatau, aku bakalan langsung nanya ke mama. Jadi bisa dibilang segala sumber informasiku itu mama hehehe.. Balik lagi ke soal sosial media yang aku gunain, I only used it for entertainment. Masih gatau tuh caranya nemuin konten-konten positif di fb, mungkin emang masih jarang yang ngebikin konten yang berbobot. Apalagi YouTube malah jarang banget diakses. Twitter juga gitu cuman buat having fun mentionin temen-temen, belum tahu yang namanya trend topics for checking what’s happening now in Indonesia or even the world. Seiring bertambahnya usiaku ditambah dengan kecanggihan Era 4.0, semua informasi mudah di dapat. Aku gamau buta lagi tentang apa yang lagi terjadi saat ini. Satu bulan bel...

Thanks Atma!

Yang ga ngebikin “made my day” itu katanya kalo kita mengingat masa lalu, bener ga sih guys? Iya, emang bener. Tapi kalo masalalunya indah dan menyenangkan pasti betah untuk terjebak didalam ingatan lampau itu.. hm oke.             Selamat tahun baru ya, makasih bro masih bertahan diawal intro cerita blogku hehe. Udah lumayan lama aku ga ngasih hal baru disini, dan mungkin kalian akan bosen dengan ceritaku yang melulu itu saja. Awal 2020ku membahagiakan karna masih diberi umur sama Allah, tandanya belum kalah dengan keadaan dan harus selalu lebih kuat dari sebelumnya. 2019 adalah tahun terberatku juga menjadikanku kuat, dimana aku kehilangan mama. Tempat ternyaman di dunia buat cerita hal apapun, dan mungkin sekarang aku mencoba untuk menyimpannya sendiri. Ah rasanya tidak terlalu menyimpan sendiri, sesekali aku masih bercerita dengan orang-orang terdekatku. Sebelumnya terima kasih untuk kalian yang selalu ada disisi gelapku, ak...

Cooperative Learning with Yuta Otake

A month semester holiday I got many things, even though I am as “mahasiswa kupu-kupu” it means “kuliah pulang-kuliah pulang”. I think is not tottaly wrong what we chose for what kind of college student to be as long as within reasonable and positive limits. I often I heard that as college student ought be active in campus activities, it means join and follow to organization there. I think it is also good, because we can learn many things in organization. Another important thing is to reach point to yudisium requisite, then how about became college student like me? I never join or follow those are organizations in campus, join or follow in some organization need an intention in ourselves because something that is forced will not be good later, what I’m talking about here according to what I did and based on my personal experience guys.             I often heard don’t become a mahasiswa kupu-kupu it made me issued a little opin...

Sebuah Surat Untuk Mama

Jakarta, 26 Desember 1975. tempat, tanggal, bulan dan tahun istimewa bagi parempuan manisku bergigi gingsul dan berlesung dipipi kanannya. Lahir sebagai anak ketiga dari enam bersaudara, kata bude dan tante, mama anak yang paling disayang bukan berarti tidak sayang dengan yang lain hanya saja mama lah yang paling penurut. Mama adalah sosok yang supel, temannya banyak dan beragam padahal banyak yang bilang mama punya wajah yang jutek banget! tapi jangan salah kalau sudah kenal asiknya ga ketulungan. Pernah melanjutkan sekolah di Universitas Borobudur Jakarta D3 akademi akuntansi. Setauku dari cerita yang selalu dapat dari mama setelah menikah mama mengikuti papa untuk tinggal di Surabaya, mama kerja sebagai akuntan di salah satu kantor. Pada tahun 1999, tepatnya bulan Juni tanggal 1 lahirlah aku, anak perempuan pertama, cucu pertama, cicit pertama, dan juga canggah pertama dikeluarga mama. Aku bisa membayangkan betapa bahagianya mama dan papa pada saat itu telah memilikiku, ...

Suroboyo Bus

Kenalan sek rek, aku Irene 19th sing wingi sabtu numpak Bus Suroboyo. waduh namanya juga bus mungkin sama seperti bus-bus yang lain. Exactly! this transportation is the same as others transportation. Yang mana melaju ke beberapa tempat dan mengangkut penumpang. What’s the difference Bus Suroboyo with others bus? Let me tell you guys. Bus Suroboyo ini ada sejak April tahun lalu, fasilitas di bus umumnya sama seperti yang lain dan di tambah cctv. Kalo biasanya kita mau naek kendaraan umum, pastinya kita beli tiket atau pun bayar sesuai tarif. Beda halnya dengan Bus Suroboyo ini, kita cukup membayar nya dengan sampah plastik berupa botol. Ini merupakan peraturan yang di buat guna menjaga kelestarian lingkungan juga, jika kalian bawa gelas plastik mineral sejumlah 10 buah, dan kalo yang pengin bawa botol plastik bisa sejumlah 5 buah untuk yang ukuran sedang, 3 buah untuk yang ukuran besar. Mungkin untuk sebagian orang tidak sulit untuk membawa sampah tersebut untuk menikmati transporta...